Gubernur Sulut Yulius Selvanus saat melepas bantuan ke Sitaro
Pacificnews.id-.Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bergerak cepat merespons bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, secara resmi melepas keberangkatan personel kesehatan dan bantuan logistik melalui Pelabuhan Manado pada Senin (5/1/2026).
Bantuan tersebut diangkut menggunakan KM. Glory Merry untuk segera disalurkan kepada warga terdampak di Kepulauan Sitaro.
Gubernur mengonfirmasi bahwa sebanyak 500 personel gabungan dikerahkan dalam misi kemanusiaan ini. Tim tersebut mencakup tenaga ahli yang terdiri dari:
5 orang Tim Kesehatan
4 orang personel Tim Reaksi Cepat (TRC)
3 orang personel Tagana
Ratusan personel pendukung lainnya untuk evakuasi dan pengamanan.
Pemerintah Provinsi Sulut mengirimkan bantuan kebutuhan pokok dalam jumlah besar untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, di antaranya:
Bahan Pangan: 6.000 Kg beras, 400 paket makanan siap saji, 500 paket lauk pauk, 200 paket makanan anak, 40 dus ikan kaleng, dan 10 dus minyak kelapa.
Perlengkapan Tidur & Shelter: 140 unit kasur matras, 200 unit selimut, serta 50 lembar terpal/tenda gulung.
Kesehatan & Keluarga: 200 paket family kit, 100 paket kids ware, dan 5 paket obat-obatan.
Selain bantuan pemerintah, Ketua Pembina Posyandu, Ibu Anik Yulius Selvanus, serta TP Posyandu Provinsi Sulut turut menyalurkan bantuan khusus berupa susu untuk lansia, ibu menyusui, dan remaja, serta ribuan paket biskuit, mie instan, dan air mineral.
Bencana banjir bandang ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan hujan lebat yang mengguyur wilayah Sitaro sejak dini hari. Berdasarkan data sementara, banjir bandang menerjang Lindongan III, Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur (Sitim) sekitar pukul 02.45 WITA.
Dampak dari bencana ini sangat memprihatinkan:
Korban Jiwa: 13 orang dinyatakan meninggal dunia.
Pencarian: 3 orang dilaporkan masih hilang.
Kerusakan Bangunan: Sekira 200 rumah warga terdampak, termasuk fasilitas Kantor Polres setempat.
Wilayah Terdampak Meliputi: Kelurahan Paniki, Paseng, Bahu, serta Kampung Bumbiha, Peling, Laghaeng, Batusenggo, Beong, dan Salili.
Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Sitaro.
“Kami sangat prihatin. Berita itu saya terima tadi setelah apel. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.45 WITA akibat cuaca dan hujan yang begitu ekstrem,” ujar Gubernur Yulius saat diwawancarai awak media di Pelabuhan Manado.
Gubernur memastikan pemerintah akan terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat guna mempercepat proses penanganan pascabencana.
(Stvn)





