Ketua TP-PKK Sulut Anik Yulius Selvanus
Pacificnews.id-.Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari. Langkah ini diambil menyusul bencana banjir bandang dahsyat yang menerjang wilayah tersebut pada Senin (5/1/2026) dini hari.
Penetapan status ini bertujuan untuk mempercepat proses evakuasi, penyaluran bantuan, serta pemulihan infrastruktur di titik-titik terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, dampak banjir bandang dilaporkan sangat masif. Berikut adalah data sementara korban:
Meninggal Dunia: 11 orang.
Hilang: 4 orang (masih dalam pencarian).
Luka-luka: 18 orang.
Kondisi Kritis: 2 korban luka berat akan dirujuk ke rumah sakit di Kota Manado untuk penanganan spesialis.
Bencana ini juga merusak ratusan rumah dan fasilitas umum di sejumlah titik. Wilayah yang terdampak meliputi:
Kelurahan: Paniki, Paseng, dan Bahu.
Kampung: Bumbiha, Peling, Laghaeng, Batusenggo, Beong, dan Salili.
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, merespons cepat tragedi ini dengan memerintahkan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut untuk segera turun ke lapangan.
Selain bantuan logistik dasar, Gubernur secara khusus menginstruksikan pengiriman Alat Berat (Albert) untuk membuka akses jalan yang tertutup material banjir serta membantu proses evakuasi.
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulut menyampaikan duka yang mendalam atas peristiwa banjir bandang yang terjadi di Siau. Kami sangat prihatin. Pemerintah Provinsi akan semaksimal mungkin membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Gubernur Yulius.
Beliau juga menegaskan bahwa koordinasi dengan TNI, Polri, dan pemerintah kabupaten terus diperkuat agar penanganan tepat sasaran.
Pada pukul 16.00 WITA, rombongan bantuan dari Pemprov Sulut dan Tim Penggerak Posyandu Sulut yang dipimpin oleh Ny. Anik Yulius Selvanus telah diberangkatkan dari Manado.
Bantuan yang dikirimkan difokuskan pada kebutuhan primer bayi, lansia, dan warga pengungsi:
Bantuan Ketua Pembina Posyandu Sulut (Ny. Anik Yulius Selvanus):
Susu (Lansia, Ibu Menyusui, Remaja): Masing-masing 50 dos.
Biskuit Bayi: 50 dos.
Bantuan Dinas Sosial & TP Posyandu Prov:
Susu Lansia Anlene: 40 pack.
Kasur & Selimut: Masing-masing 50 unit.
Kids Ware: 50 paket.
Berbagai jenis biskuit (Regal, Khong Guan, Roma, dll) serta mie instan, ikan kaleng, minyak goreng, dan air mineral dalam jumlah besar.
Saat ini, personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih terus berupaya melakukan pencarian korban yang hilang di tengah cuaca yang masih dipantau ketat. Gubernur Yulius berharap kondisi cuaca segera membaik agar proses pemulihan tidak terhambat.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat Sitaro tidak sendirian menghadapi musibah ini,” pungkasnya.
(Stvn)





